Kamis, 27 Desember 2012

Daily Orthodoxy 28/12/2012

189. Dalam hal apakah Sang Perawan Kudus disebut sebagai Bunda dari Allah?
Meskipun Yesus Kristus telah dilahirkan olehnya setelah penjelmaanNya, dan bukan dari keTuhananNya yang kekal, Maria masih layak disebut sebagai Bunda dari Allah karena Ia yang dilahirkannya, yang dikandung dan dilahirkan darinya, tidak berubah, yaitu Allah sejati.

190. Apakah gagasan yang harus dimiliki mengenai kemuliaan martabat dari Sang Perawan Kudus Maria?
Sebagai Bunda dari Allah, ia melampaui dalam rahmat dan kedekatan pada Allah, dan juga dalam martabat melebihi setiap makhluk, oleh karena itu Gereja Orthodox menghormatinya jauh lebih tinggi dari Kerubim dan Serafim.

191. Apa lagi yang dibicarakan dalam kelahiran Yesus Kristus dari Sang Kudus Bunda Allah?
Karena kelahiran tersebut secara sempurna adalah kudus dan hampa dari dosa, hal itu juga tanpa rasa sakit sebab kesakitan adalah hukuman dosa dimana Allah menakdirkan Hawa dalam kesakitan dalam memberi kelahiran seorang anak. [Y.Damask.Theol.Lib.IV.Cap.14,6].

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar