Sabtu, 23 Februari 2013

Doa Berkat Bagi Musuh


Oleh : St. Nikolai Velimirovich



diterjemahkan oleh : Rm. Dcn. Damaskinos Arya


Berkatilah musuh-musuhku, ya Tuhan. Ketika aku memberkati mereka dan tidak mengutuk mereka.

Musuhku, merekalah yang telah mendorongku ke dalam pelukan-Mu lebih erat, lebih dari sahabat-sahabatku.

Sahabatku telah mendampingi aku di dunia, musuh yang telah membuat aku kehilangan dunia dan telah menghancurkan semua keinginanku akan dunia.

Musuh telah membuatku menjadi orang asing dalam keduniawian dan menjadi penduduk asing dari dunia.

Rasanya sama seperti hewan buruan menemukan tempat berlindung aman yang tidak pernah dialami hewan yang bukan buruan, demikianlah juga Aku telah dianiaya oleh musuh-musuhku, menemukan tempat perlindungan paling aman, setelah berlindung di bawah-Mu, di bawah Tabernakel-Mu, di mana teman atau musuh tidak dapat membunuh jiwaku.

Berkatilah musuh-musuhku, ya Tuhan. Bahkan aku memberkati mereka dan tidak mengutuk mereka.

Berkatilah mereka lebih dari aku yang telah mengakui dosa-dosaku selama di dunia.

Mereka menghukumku, setiap kali aku ragu-ragu untuk menghukum diriku sendiri.

Mereka menyiksaku, setiap kali aku mencoba untuk melarikan diri dari siksaan.

Mereka memarahiku, setiap kali menyanjung diriku.

Mereka meludahiku, setiap kali aku mengisi diriku dengan arogansi.

Berkatilah musuh-musuhku, ya Tuhan. Bahkan aku memberkati mereka dan tidak mengutuk mereka.

Setiap kali aku telah menyatakan diri sebagai yang bijaksana, merekalah yang mengatakan aku bodoh.

Setiap kali aku telah menyatakan diri sebagai yang perkasa, mereka mengejek aku seolah-olah aku kerdil.

Setiap kali aku ingin memimpin orang-orang, mereka mendorongku ke belakang.

Setiap kali aku menggebu-gebu untuk memperkaya diri sendiri, mereka telah mencegahku dengan tangan besi.

Setiap kali aku berpikir bahwa aku akan tidur dengan damai, merekalah yang membangunkan aku agar tetap berjaga.

Setiap kali aku telah mencoba untuk membangun rumah untuk hidup yang panjang dan tenang, mereka telah menghancurkan dan mendorongku keluar.

Sesungguhnya, musuhkulah yang telah membuatku melepaskan diri dari dunia dan telah mengulurkan tangan untuk menjumbai jubah-Mu.

Berkatilah musuh-musuhku, ya Tuhan. Bahkan aku memberkati mereka dan tidak mengutuk mereka.

Berkatilah mereka berkali-kali lipat, lipat-gandakanlah jumlah mereka dan buatlah mereka berbuat sesuatu yang lebih pahit terhadap aku:

sehingga aku melarikan diri menuju kepada-Mu dan tidak mau kembali;

sehingga semua harapan pada manusia berserak seperti sarang laba-laba;

sehingga ketenangan yang sepenuhnya mulai memerintah dalam jiwaku;

sehingga jantungku mungkin menjadi makam dari setan kembar yang jahat: kesombongan dan kemarahan;

sehingga aku bisa mengumpulkan semua harta di surga;

Sehingga aku dapat membebaskan diriku dari menipu diri sendiri, yang telah menjeratku dalam sarang yang mengerikan dari kehidupan ilusi.

Musuh telah mengajarkanku untuk mengetahui apa yang orang lain tidak ketahui, bahwa seseorang tidak memiliki musuh di dunia kecuali dirinya sendiri.

Seseorang membenci musuh-musuhnya hanya ketika ia gagal untuk menyadari bahwa mereka bukan musuh, tapi sahabat-sahabat yang kejam.

Ini benar-benar sulit bagiku untuk mengatakan siapakah yang telah melakukan kejahatan dengan lebih baik dan yang telah melakukannya untukku di dunia ini: sahabat atau musuh.

Oleh karena itu berkatilah, ya Tuhan, baik teman-temanku dan musuh-musuhku.

Seorang hamba mengutuk musuhnya, karena ia tidak mengerti.

Tetapi seorang anak memberkati mereka, karena ia mengerti. karena anak tahu bahwa musuh-musuhnya tidak bisa menyentuh hidupnya. Oleh karena itu ia bebas melangkah di antara mereka dan berdoa kepada Tuhan untuk mereka.

Berkatilah musuh-musuhku, ya Tuhan. Bahkan aku memberkati mereka dan tidak mengutuk mereka.

Amin

(Sumber : http://www.orthodox.net/trebnic/lord-bless-my-enemies.html)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar